19/01/2018 Dunia Ariston

Perbedaan Pizza Asli Italia dengan Lainnya

Perbedaan Pizza Asli Italia dengan Lainnya
Hampir semua orang tahu pizza, bahkan mungkin hampir semua orang menyukainya. Mulai dari anak kecil hingga orang tua memenuhi tempat makan khusus pizza untuk menikmati segala rasanya yang istimewa. Ini pun didukung oleh banyaknya gerai makanan yang menjual pizza dan pelayanan delivery yang memudahkan orang untuk memesannya pizza ke rumah.
 
Makanan khas Italia ini sudah menjadi makanan sehari-hari di berbagai negara. Namun, apakah ada perbedaan antara pizza asli Italia dengan pizza lainnya dari berbagai negara? Mungkin selama ini pernah menemui beberapa perbedaan dalam penyajian pizza, tapi kita tidak atau mungkin belum sadar ada perbedaannya dengan pizza asli dari Italia.
 
Memang yang ikut menyebarkan makanan Italia ini ke banyak negara itu adalah orang Amerika. Perkembangan resep di setiap negara pun ikut membedakan adonan dan resepnya. Kalo melihat sejarah, dulu itu pizza hanya memiliki satu topping. Namun kini sudah beragam topping disajikan untuk memenuhi variasi rasa dan lidah setiap orang di berbagai negara.
 
Perbedaan lainnya ada pada tekstur, pizza Italia memiliki tekstur yang tipis dan renyah. Oleh karena itu, pizza Italia bisa matang lebih cepat saat dipanggang. Proses pemanggangan atau pembakarannya pun masih secara tradisional kalo di Italia itu. Karena mereka percaya, dengan cara dibakar di tungku kayu dengan kapasitas ruangan besar akan menghasilkan aroma pizza yang lebih khas, dan tentu saja berbeda dengan pizza yang dibuat menggunakan oven modern.
 
Perbedaan yang mencolok lainnya adalah saus yang digunakan. Biasanya, di negara-negara lain seperti Amerika, mereka menggunakan saus tomat dengan teknik slow cooked. Sedangkan pizza Italia lebih menggunakan irisan tomat segar, minyak zaitun, bawang putih dan oregano sebagai sausnya.
 
Di Italia, makanan ini tidak memiliki pilihan topping lain selain keju atau sosis. Berbeda dengan pizza di negara-negara lain yang memiliki banyak pilihan topping yang disesuaikan dengan selera masing-masing.
 
Satu lagi yang membedakan adalah daging. Di negara-negara lain, daging menjadi bagian wajib untuk isian pizza, sedang di Italia mereka tidak menggunakan daging sebagai bahan lauknya. Konon, orang Italia sangat menghargai cita rasa dari sebuah makanan, makanya mereka tidak suka menggabungkan rasa gurih dari masing-masing olahan daging ke dalam topping pizza.